oleh

Pemerintah Kota Gelar RPJMD Kota Ambon, dan Progrqm Baru “Kaluar Bacarita “

MK.Com, Acara ini berlangsung di ballroom hotel santika lantai 5 tanggal : 31 July 2025 jam 10.00 wit dan turut dihadiri oleh Wakil walikota Ambon, Pimpinan komisi dan ketua DPRD kota Ambon, Pimpinan instansi vertikal, Pimpinan perguruan tinggi, Para akademisi, Pejabat Sekertaris Kota Ambon, Para Staf Ahli walikota, Asisten sekda, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Tim Ahli penyusunan RPJMD kota Ambon, Para Camat, Lurah, Raja, Kepala Desa, sekota Ambon, Tim percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik Kota Ambon, Ustad dan ibu Pemdeta, para undangan.

Dalam sambutannya sekaligus membuka musrembang (Musyawarah perencanaan Pembangunan/ Rencana Pembangunan Jangka Menengah RPJMD) Kota Ambon Tahun 2025 – 2029, Bodewien wattimena menyampaikan visi Pembangunan kota Ambon 2025 -2029 adalah : Ambon Manise yang inklusif ,toleran dan Berkelanjutan yang kemudian dijabarkan ke dalam 4 misi yaitu mewujudkan Ambon manise ,mewujudkan Ambon inklusinf ,mewujudkan Ambon toleran dan Ambon berkelanjutan.
AMBON MANISE

Berbicara manis ini bagaimana kita punya perilaku di kota ini, masyarakatnya ramah , penuh dengan senyum, menerima semua orang dengan baik , mau bikin tersinggung orang katong rasa – rasa, dan lain – lain.

Tetapi manise juga mengan dung pengertian bagaimana kita membangun kota ini supaya dia semakin maju, aman, nyaman, indah ,sehat dan sejahtera.

AMBON yang INKLUSIF
Ambon yang Inklusif berarti kita merasa kota ini kita punya rumah bersama , seng ada yang diperlakukan beda dikota ini, semua bisa mengakses apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah kota Ambon.

Termasuk Inklusif terhadap mereka – mereka yang kurang beruntung, kaum yang termarginalkan , kaum diabilitas, dll tegas wattimena sambil memberi apresiasi kepada Grup ukulele dari SLB ,dan mengingatkan kita bahwa di musrembang ini ada yang harus kita prioritaskan.

AMBON yang TOLERAN
Ambon yang Toleran ini mau mengajak Kita s3mua dalam 5 tahun kedepan ini bikin program – program yang bisa menjamin kohesi sosial masyarakat ini terjadi dengan baik, hubungan antara orang basudara di kota Ambon ini Terjaga dengan baik.

AMBON yang BERKELANJUTAN
Katong mau bawa Kota Ambon ini kedepan ini yang kita lakukan, pastikan bahwa apa yang kita lakukan, rasakan nikmati hari ini bisa kita lakukan dan di rasakan dinikmati oleh anak cucu kita di kemudian hari. Tandas wattimena. Tentunya dengan melakukan konsep pembangunan berkelanjutan diperbaiki bidang, itu visi dan misi besar walikota Ambon Musyawarah berarti kita duduk berdiskusi membangun pemahaman bersama. Jadikan momentum ini sebagai Bagaimana kita menyatukan persepsi kita cara pandang kita, bahkan dia menjadi dasar tindakan kita kedepan, supaya berjalan sesuai dengan apa yang akan kita tetapkan bersama. Karena itu Bodewin berharap seluruh perangkat OPD menerjemahkan 17 program prioritas itu dalam setiap instansi masing2 karena kita ingin agar RPJMD ini kita benar – benar menjawab kebutuhan masyarakat, dia benar-benar menyelesaikan problem masyarakat yang sementara dirasakan hari ini.

Kalau hari di kota Ambon sudah ada program yang dinamakan WAJAR ( walikota /wakil walikota jumpa Rakyat) maka in sebagai wadah alternatif untuk Masyarakat bisa menyampaikan sesuatu diluar dari apa yang sudah direncanakan dalam perencanaan pembangunan daerah, hal2 yang dialami setelah kita tetapkan RPJMD,/APBD.

Dalam kesempatan ini juga walikota Ambon memperkenalkan program melalui instruksi walikota untuk menjawab persoalan2 kecil di tingkat desa ,Kelurahan, negeri. Agar bisa menjawab masalah2 ditingkat bawah, sehingga masalah2 tersebut dapat diatasi sendiri oleh Pimpinan ditingkat KADES,, LURAH, RAJA, yang diberi nama : “KALUAR BACARITA,” apa itu : Kades, Lurah, Raja, kaluar bacarita, waktunya akan dipilih oleh masing2 Desa ,Negeri, Kelurahan, antara hari senin sampai kamis, dan hari Jumat bisa ketemu di acara WAJAR , dan kadis KOMINFO diminta untuk sosialisasikan program tersebut, apa manfaatnya ? Supaya kita betul2 bisa menjawab apa yang menjadi masalah di dalam masyarakat,”Tutup walikota. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *