MK.COM, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Bio Farma meluncurkan program deteksi dini kanker serviks menggunakan metode tes urin, sebagai inovasi baru untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan perempuan di kota ini.
Program yang diikuti 50 peserta perempuan ini menjadi langkah awal penerapan metode modern yang lebih praktis, tidak invasif, dan memiliki tingkat sensitivitas lebih tinggi dibanding pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) yang selama ini digunakan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan Stefans Norimarna, (05/11) menjelaskan bahwa metode ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan dengan lebih nyaman tanpa perlu prosedur pemeriksaan langsung. “Dengan tes urin, hasil bisa diketahui lebih cepat dan akurat. Ini cara yang lebih baik untuk mencegah kanker serviks sejak dini,” ujarnya.
Sejak tahun 2015, Pemerintah Kota Ambon telah rutin melaksanakan pemeriksaan IVA kepada sekitar 1.500 perempuan per tahun. Namun pasca pandemi COVID-19, angka partisipasi menurun drastis — hanya sekitar 15% perempuan yang menjalani pemeriksaan, dan dari jumlah itu 2% menunjukkan indikasi ke arah kanker serviks, dengan 15% di antaranya positif.
“Banyak penderita datang dalam kondisi sudah stadium lanjut karena tanpa gejala. Padahal kalau diketahui sejak dini, bisa segera ditangani melalui fasilitas krioterapi yang sudah tersedia di RS Benteng dan RS Karpan,” tambahnya.
Program ini melibatkan PKK Kota Ambon, lembaga keagamaan, serta masyarakat umum, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Wali Kota Ambon menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari 17 program prioritas pemerintah kota, khususnya dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sementara Bio Farma berkomitmen mendukung pemerintah melalui inovasi produk dalam negeri yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat.
“Kalau bisa diketahui lebih cepat, maka kita bisa mencegah lebih baik. Deteksi dini adalah kunci,” tegas Johan.
Pemerintah Kota Ambon menargetkan agar ke depan pemeriksaan tes urin untuk kanker serviks dapat dilakukan di seluruh puskesmas, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan lebih dekat, cepat, dan efisien — menuju Ambon yang lebih sehat dan tangguh. (*
















Komentar