oleh

PULUHAN TAHUN DALAM GELAP, KINI TUM–GUSALAU TERANG 24 JAM: WARGA APRESIASI PLN BULA

MK.COM, SBT, 4 Oktober 2026 — Setelah puluhan tahun menanti, masyarakat Desa Tum dan Gusalau, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), akhirnya menikmati aliran listrik PLN. Kehadiran listrik 24 jam disambut haru dan penuh kegembiraan oleh warga.

Kepala Desa Tum, Dekron Kilwalaga, bersama pemuda dan masyarakat menyampaikan apresiasi kepada PLN Bula yang dinilai telah menghadirkan perubahan besar bagi kehidupan warga.

“Kami masyarakat Tum dan Gusalau sangat berterima kasih kepada PLN. Mereka datang jauh-jauh demi rakyat agar kami tidak lagi hidup dalam kegelapan,” ujar Dekron saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Menanggapi sorotan sejumlah aktivis terkait dugaan biaya pemasangan listrik, Dekron menegaskan bahwa pihak PLN tidak pernah meminta tambahan biaya kepada masyarakat.

“Pihak PLN tidak pernah meminta harga apa-apa dari kami masyarakat. Kalau ada yang memberikan, itu bentuk apresiasi kami,” tegasnya.

Dekron juga membantah adanya pemaksaan dalam pemasangan instalasi listrik di rumah warga. Ia meminta agar persoalan tersebut tidak dibesar-besarkan tanpa melihat kondisi masyarakat secara langsung di lapangan.

Hal senada disampaikan Ketua Pemuda Tum. Ia membantah adanya pihak yang mengatasnamakan pemuda Tum dalam persoalan tersebut. Menurutnya, pemuda dan masyarakat justru menyambut baik kehadiran PLN karena listrik telah lama dinantikan.

Bagi warga Tum dan Gusalau, masuknya listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan. Listrik menjadi simbol hadirnya pembangunan dan harapan baru setelah puluhan tahun masyarakat hidup tanpa penerangan PLN.

“Kami hanya ingin masyarakat menikmati listrik. Setelah sekian lama hidup dalam kegelapan, hari ini kampung kami sudah terang. Terima kasih kepada PLN,” tutup Dekron.
Puluhan tahun menunggu, kini Tum dan Gusalau akhirnya terang. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *