MK.COM, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menerima audience bersama BMKG Kota Ambon di Ruang Kerja Wali Kota Ambon, Kamis.19 Juli 2026 Pertemuan ini membahas langkah strategis Pemkot Ambon dalam menghadapi potensi bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Turut hadir dalam audience tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan.
3 Agenda Utama Dibahas, Dalam pertemuan tersebut, BMKG Kota Ambon menyampaikan 3 poin penting kepada Wali Kota:
1. Update Kondisi Cuaca dan Aktivitas Kegempaan di Wilayah Kota Ambon, BMKG memaparkan kondisi cuaca terkini, prakiraan musim, serta aktivitas kegempaan di wilayah Kota Ambon dan sekitarnya sebagai dasar pengambilan kebijakan.
2. Laporan Persiapan Pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Kota Ambon, Program kerjasama Pemkot Ambon dan BMKG ini bertujuan membekali nelayan dengan pemahaman informasi cuaca maritim agar aktivitas melaut lebih aman dan produktif.
3. Laporan Rencana Pelaksanaan Sekolah Lapang Gempa Bumi Kota Ambon, Sebagai daerah rawan gempa, Pemkot bersama BMKG merencanakan SLC Gempa Bumi untuk edukasi masyarakat terkait mitigasi, tanda-tanda alam, dan langkah penyelamatan diri saat gempa.
Wali Kota Bodewin menyambut baik inisiatif BMKG dan BPBD Kota Ambon. Ia menekankan pentingnya data dan edukasi sebagai kunci dalam penanggulangan bencana.
“Kita tidak bisa melawan alam, tapi kita bisa bersiap. Melalui update data dari BMKG dan edukasi langsung ke masyarakat lewat Sekolah Lapang, kita ingin wujudkan Ambon yang tangguh terhadap bencana, baik cuaca ekstrem maupun gempa bumi,” ujar Bodewin.
Ia meminta agar program SLCN dan SLC Gempa Bumi segera dijadwalkan dan menyasar kelompok nelayan serta masyarakat di wilayah pesisir dan rawan bencana.
“BPBD, BMKG, dan OPD terkait harus jalan bersama. Tujuannya satu: menyelamatkan nyawa dan harta masyarakat Kota Ambon,” tegas Wali Kota.
Dengan adanya sinergi ini, Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat semakin melek informasi kebencanaan dan mampu mengambil langkah tepat saat menghadapi potensi bahaya. (*










Komentar